Langsung ke konten utama

Waspada! Ternyata Kacang Mete Mengandung Racun yang Berbahaya


ItsIlmu - Kacang Mete Mengandung Racun yang Berbahaya.

Kacang mete sebenarnya bukanlah jenis kacang kacangan.Kacang mete adalah biji dari jambu mete yang letaknya berada diluar dan menempel pada buah jambu mete.

Biasanya kacang mete sering digunakan sebagai campuran cokelat agar cokelat terasa lebih gurih dan nikmat, bisa juga dijadikan sebagai makanan ringan yang enak. Namun siapa yang menyangka bahwa kacang mete memiliki kandungan racun didalamnya. Kandungan ini dapat ditemukan pada kacang mete yang masih mentah.

Kacang mete dilindungi oleh cangkang, dan cangkang ini mengeluarkan getah. Getah inilah yang memiliki kandungan racun urushiol. Racun yang terdapat pada kacang mete dapat menyebabkan pembengkakan, peradangan,dan iritasi pada kulit. Dalam jumlah kecil biasanya tidak terlalu berbahaya pada tubuh, namun jika dalam jumlah yang banyak dapat berakibat fatal.

Oleh karena itu, kacang mete mentah akan direbus atau dikukus dengan waktu yang cukup lama, dan masih melalui beberapa proses untuk menghilangkan kandungan racun yang ada pada kacang mete tersebut.

Meskipun jarang kasus keracunan yang terjadi akibat memakan kacang mete secara langsung anda tetap harus memastikan bahwa kacang mete tersebut sudah diproses dengan baik dan benar sehingga kandungan racun yang ada didalam getah kacang mete tidak menempel dan tertinggal pada kacang mete.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penjelasan Propeller Shaft Mobil Secara Lengkap

Propeller shaft (pada kendaraan FR dan kendaraan 4WD) memindahkan tenaga dari transmisi ke differential. Transmisi umumnya terpasang pada chassis frame, sedangkan differential dan sumbu belakang (rear axle) disangga oleh suspensi sejajar dengan roda belakang. Oleh sebab itu posisi differential terhadap transmisi selalu berubah-ubah pada saat kendaraan berjalan, sesuai dengan permukaan jalan dan ukuran beban. Propeller shaft dibuat sedemikian rupa agar dapat memindahkan tenaga dari transmisi ke differential dengan lembut tanpa dipengaruhi akibat adanya perubahan-perubahan tadi. Untuk tujuan ini universal joint dipasang pada setiap ujung propeller shaft, fungsinya untuk menyerap perubahan sudut dari suspensi. Selain itu sleeve yoke bersatu untuk menyerap perubahan antara transmisi dan diterential. Propeller Shaft Pada umumnya propeller shaft dibuat dari tabung pipa baja yang memiliki ketahanan terhadap gaya puntiran atau bengkok. Bendul pengimbang (balance weight) dipasang dibagian luar ...

Sistem Suspensi Depan Tipe Macpherson Strut

Suspensi tipe Macpherson Strut ini banyak dipakai pada roda depan mobil ukuran kecil serta medium. Konstruksi Komponen suspensi tipe strut yaitu : lower arm, strut bar, stabilizer bar serta strut assembly. Ujung lower arm dipasang pada suspension member lewat bushing karet serta bisa bergerak naik turun. Ujung yang lain dipasang ke steering knuckle arm lewat ball joint. Strut bar berperan menahan gaya yang bekerja pada roda pada arah depan belakang. Satu diantara ujung strut bar dipasang pada lower arm serta ujung yang lain diikat pada cross anggota lewat bracket serta karet bantalan. Stabilizer bar berperan kurangi kemiringan kendaraan saat membelok serta memberi kekuatan cengkram roda pada jalan supaya kendaraan stabil. Stabilizer bar dipasang pada lower arm lewat bushing karet serta ring. serta pada body lewat bushing karet. Pegas koil dipasang pada rakitan strut. serta shock absorber diletakkan didalam rakitan strut. Sebagai bagian dari suspension linkage, shock absouber berperan m...

SISTEM SUSPENSI DEPAN TIPE DOUBLE WlSHBONE DENGAN BATANG TORSI

Suspensi tipe double wishbone dengan batang torsi ini banyak digunakan pada truck kecil berbeda dengan suspensi depan tipe Macpherson Strut yang sering digunakan pada mobil ukuran kecil dan medium. Tipe Double Wishbone dengan Batang Torsi ini menggunakan suspensi dengan pegas koil. Batang torsi dipasangkan pada bagian upper atau lower arm. Konstruksi Batang torsi (torsion bar) dipasang pada bagian upper arm, sedangkan Lower dihubungkan ke suspension member lewat bushing karet. Upper arm dihubungkan ke poros upper arm dengan bushing karet. Torque arm dihubungkan pada upper arm belakang dengan dua buah baut dan batang torsi dimasukkan padanya. Bagian depan dari setiap batang torsi dihubungkan ke torque arm pada upper arm, dan bagian belakang dari batang torsi dipasang kedalam anchor arm yang diikatkan ke cross member dengan baut penyetel anchor arm. Sehingga penyetelan tinggi kendaraan menjadi lebih mudah dengan menggunakan baut ini. Splin depan dan belakang dari masing-masing batang to...